KELANA KOTA

Puluhan Stan Terbakar, Pedagang Coba Selamatkan Barang Berharganya

Laporan Agung Hari Baskoro | Sabtu, 16 November 2019 | 12:54 WIB
Warga berusaha menyelamatkan barang berharga yang tersisa dari kebakaran di Pasar Beras Bendul Merisi, Surabaya pada Sabtu (16/11/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Puluhan warga berusaha menyelamatkan barang berharga yang tersisa dari kebakaran di Pasar Beras Bendul Merisi, Surabaya pada Sabtu (16/11/2019). Di tengah kebakaran yang melahap puluhan stan dan beberapa mobil, beberapa warga berhasil mengais harapan dengan menyelamatkan barang berharganya.

Pantauan suarasurabaya.net, kulkas, lemari, kasur, dan beberapa barang lain diungsikan ke rumah-rumah di seberang jalan dan pinggir rel kereta di depan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) yang berada di sekitar lokasi.

AKP Christoper Adhikara Lebang Kapolsek Wonokromo mengatakan, saat ini belum ada penaksiran kerugian dari kebakaran ini. Pihaknya mengaku, masih fokus mendukung upaya pembasahan yang sedang dilakukan oleh PMK Surabaya. Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa pada kejadian ini.

Terkait sebab terjadinya kebakaran, ia mengaku saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP.


"Masih kita lakukan penyelidikan, kita belum bisa memberikan kepastian penyebab api. Sementara masih kita lakukan pembasahan oleh PMK. Alhamdulillah sampai sejauh ini tidak ada korban," jelasnya di lokasi pada Sabtu (16/11/2019).

Sebelumnya, Yatim salah satu saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi akibat adanya pembakaran kabel-kabel bekas di pinggir rel kereta api yang berada di belakang pasar. Ia menjelaskan, pemulung di daerah itu memang biasanya membakar kabel untuk diambil tembaganya. Api kemudian menjalar ke parkiran mobil dan membuat mobil tersebut meledak. (bas/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.