KELANA KOTA

Risma Ulang Tahun, Ngajak Jalan Forpimda Nikmati Indahnya Tabebuya

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 20 November 2019 | 11:02 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) jalan-jalan menikmati spot-spot bunga Tabebuya, Rabu (20/11/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya merayakan ulang tahun ke 58 dengan mengajak Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) jalan-jalan menikmati spot-spot bunga tabebuya, Rabu (20/11/2019).

Mengenakan setelan kebaya pink, Risma mengajak seluruh Kepala Dinas dan Forpimda menikmati bunga tabebuya yang bermekaran di Jalan Adityawarman, Jalan HR Muhamamd, dan Jalan Ahmad Yani.

Di Jalan Ahmad Yani, Risma mengajak rombongannya menikmati spot tabebuya di depan Kantor Dishub Jatim, dan di pedestrian depan gedung DBL.

Begitu turun dari kendaraan Suroboyo Bus, didampingi AKBP Leonardus Simarmata Wakapolrestabes Surabaya dan Dandim Bhaskara Jaya, Risma langsung duduk di kursi taman yang terpasang di pedestrian. Sambil kemudian ngobrol dengan para pimpinan Forpimda itu.


Kepada media, Risma mengaku bersyukur di ulang tahunnya yang ke-58, ia bisa menikmati keindahan Surabaya. Surabaya tampak tertata dan indah dipenuhi bunga tabebuya bermekaran.

"Alhamdulillah ya, mungkin ini nanti investasi untuk Surabaya menjadi kota wisata ke depannya," katanya.

Risma juga melihat langsung respons masyarakat yang cukup menikmati dengan bermekarannya bunga mirip sakura ini. Banyak warga silih berganti berhenti mengabadikan momen bersama mekarnya bunga tabebuya.

"Sebetulnya tadi itu habis rapat ngumpul sama kepala dinas, camat, dan kepala badan. Terus saya ajak biar punya kenang-kenangan bersama mereka. Kebetulan ada Pak Kejari, Pak Wakapolres, Pak Danrim sekalian saya ajak," kata Risma.

Sekadar diketahui, sebanyak 6.000-7.000 pohon bunga tabebuya telah ditanam Pemkot Surabaya sejak tahun 2010 di sepanjang jalan protokol. Di bulan November ini, bunga mulai bermekaran. Pemkot akan menambah lagi 500 pohon di kawasan pinggiran seperti Wiyung dan HR Muhammad. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.