KELANA KOTA

69 Perusahaan atau Organisasi Terbaik Penerap SNI, Raih SNI Award

Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 21 November 2019 | 13:02 WIB
Penyerahan SNI Award dilakukan di Jakarta oleh sejumlah menteri. Foto: Humas BSN
suarasurabaya.net - Untuk yang ke 15 kalinya, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menganugerahkan penghargaan SNI Award 2019 kepada perusahaan atau organisasi terbaik penerap standar.

SNI Award yang digelar sejak 2005 ini merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Republik Indonesia kepada organisasi yang dinilai telah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten.

"SNI Award merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menstimulasi peningkatan penerapan SNI oleh pelaku usaha maupun organisasi lainnya. Melalui SNI Award diharapkan produsen, konsumen dan masyarakat umum semakin menghargai aspek mutu dan memahami perlunya berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan penggunaan SNI sebagai referensi penyediaan dan permintaan pasar," terang Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Menteri Riset Dan Teknologi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, saat Malam Penganugerahan SNI Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (20/11/2019) malam.

Bambang Brodjonegoro mengapresiasi BSN yang hingga tahun 2019 konsisten terus melaksanakan penyelenggaraan SNI Award dan berharap agar kualitas penyelenggaraan SNI Award perlu dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.


"Kita semua harus mampu menjaga kredibilitas penghargaan ini dengan baik, sehingga jangan sampai SNI Award terkesan sekedar award. SNI Award harus memberikan nilai tambah dan berdampak yang positif bagi penerimanya, sehingga Penerima SNI Award menjadi perusahaan atau organisasi yang unggul baik di level nasional maupun internasional," tegas Bambang Brodjonegoro.

Bambang Brodjonegoro juga berharap dengan adanya SNI Award memiliki dampak yang luas bagi pelaku industri lainnya untuk menerapkan SNI, baik itu dari penyedia bahan baku, manufaktur, distributor maupun pihak terkait lainnya.

"Khusus untuk lembaga pemerintah atau BUMN, SNI harus menjadi persyaratan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kebijakan ini akan mendorong tumbuhnya industri yang memproduksi barang yang berkualitas dan memberikan pelayanan jasa sesuai harapan pelanggan yang pada akhirnya menjadikan Indonesia berdaya saing tinggi," tambah Bambang Brodjonegoro.

Sementara itu Bambang Prasetya Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), dalam kesempatan tersebut menyatakan selamat kepada Penerima SNI Award dan berharap mereka bisa menjadi role model industri penerap SNI di Indonesia.

Tahun 2018 lalu, tambah Bambang Prasetya anugerah SNI Award dipersembahkan kepada 56 organisasi dan perusahaan yang dinilai paling baik dan konsisten dalam menerapkan dan mempromosikan SNI.

Pada tahun 2019, penghargaan SNI Award diberikan kepada 69 organisasi dan perusahaan, yang meliputi 1 penerima SNI Award peringkat Grand Platinum; 3 penerima SNI Award peringkat Platinum; 15 penerima SNI Award peringkat Emas; 38 penerima SNI Award peringkat Perak; serta 13 penerima SNI Award peringkat Perunggu.

Perusahaan penerima Anugerah SNI Award tahun 2019 masih 12 kategori, namun tahun ini SNI Award mengalami perluasan lingkup kategori.

Selain itu, SNI Award tahun 2019 juga memberikan penghargaan Role Model SNI kepada perusahaan yang pernah memperoleh Grand Platinum dan tetap konsisten menerapkan SNI, yaitu Appreciation for Maintaning grand Platinum.

"Dari tahun ke tahun, pendaftar SNI Award mengalami perubahan. Pada tahun 2016, sebanyak 108 organisasi atau perusahaan yang mendaftar. Pada tahun 2017, sebanyak 126 organisasi/perusahaan. Pada tahun 2018, sebanyak 208 organisasi/perusahaan. Pada tahun 2019, sebanyak 188 organisasi/perusahaan yang mendaftar. Setelah dilakukan penyaringan terdapat 146 peserta yang lolos verifikasi," jelas Bambang Prasetya.

Dari jumlah tersebut lolos sampai tahap onsite atau kunjungan lapangan sebanyak 93 organisasi atau perusahaan. Pada tahap berikutnya, penilaian oleh dewan juri, ditetapkan 69 organisasi atau perusahaan sebagai penerima.

Proses penilaian SNI Award dilakukan secara ketat oleh tim juri yang diketuai pakar ekonomi Rhenald Kasali dengan beranggotakan 20 orang yang ahli di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian. Para juri berasal dari industri, pemerintah, perguruan tinggi, maupun asosiasi. (tok/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.