KELANA KOTA

DKRTH: Pembibitan Bunga Tabebuya Sejak Lima Tahun Lalu

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 22 November 2019 | 19:16 WIB
Bibit bunga Tabebuya. Foto: DKRTH Kota Surabaya
suarasurabaya.net - Hendri Setianto Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, budidaya atau pembibitan bunga Tabebuya sudah dilakukan sejak lima tahun lalu di Kebun Bibit Wonorejo, Rungkut, Surabaya.

"Jenis Tabebuya yang dibudidayakan itu terdiri dari berbagai jenis, mulai yang berwarna kuning, putih, hingga pink," kata Hendri, Jumat (22/11/2019).

Hendri mengatakan, proses pembibitan tanaman bunga yang belakangan instagramable ini tak sekadar untuk kebutuhan taman-taman kota, namun juga diperuntukkan masyarakat. Warga yang membutuhkan bisa mengajukan permintaan bunga tersebut ke DKRTH.

"Kalau minta, kita kasih cuma-cuma. Tapi, tak sebesar yang ditanam di pinggir-pinggir jalan. Karena masih membutuhkan waktu," ujarnya.


Menurut Hendri, di Kebun Bibit Wonorejo yang luasnya mencapai satu hektare itu, dikembangkan proses pembibitan berbagai jenis tanaman. Dari luasan kebun bibit, area pembibitan tanaman Tabebuya menempati lahan berukuran 100 x 2 meter yang terdiri dari beberapa blok.

"Dari biji (Tabebuya) yang kita ambil dari tanaman yang ada di pinggir-pinggir jalan, kita bibitkan dalam blok atau bedeng. Kira-kira ada enam blok, dan tiap blok ada sekitar 1.500 bibit," katanya.

Hendri menyebut, dari proses pembibitan di bedeng-bedeng itu, jika tanamannya sudah berukuran 30-50 sentimeter, maka proses selanjutnya akan dipindahkan ke lahan terbuka tanpa polibag di sekitar kebun bibit.

"Biar pertumbuhannya cepat. Kemudian, kita lakukan pembibitan lagi. Dari biji kering, kita semai, kalau sudah tumbuh kita ambil, kemudian dimasukkan ke polibag," katanya.

Hendri menjelaskan, budidaya Tabebuya yang dilakukan oleh pemkot sampai saat ini belum begitu besar. Karena sebagian telah ditanam di taman-taman kota, maka beberapa yang ditanam di ruas jalan, sementara ini pemerintah kota mendatangkan dari tempat-tempat pembibitan yang ada di Kediri, Tulungagung, dan Malang.

"Pengadaan tetap ada, karena tinggi pohon di kebun bibit berkisar satu meter," katanya.

Sementara, Pramudita Yustiani Kepala UPTD Taman menjelaskan, mulai proses pembibitan hingga pemeliharaan, pihaknya memiliki tim khusus yang berjumlah lima orang petugas. Mereka dinilai berpengalaman dalam proses pembibitan tanaman.

"Pembibitan ini gencar kita lakukan, karena banyak minta, setelah melihat saat bermekaran," katanya.

Selama Bulan November ini, tanaman Tabebuya bermekaran bunganya di sejumlah ruas jalan. Keindahan bunga Tabebuya yang nampak di sejumlah lokasi tak jarang dijadikan spot selfie warga. Di Kota Pahlawan, terdapat sekitar tujuh ribu pohon Tabebuya. Setelah banyak ditanam di tengah kota, DKRTH memperluas penanaman di kawasan pinggiran. (bid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.