KELANA KOTA

Whisnu Sakti Buana: Jangan Kucilkan ODHA

Laporan Denza Perdana | Minggu, 01 Desember 2019 | 16:47 WIB
Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya saat menyemangatkan simbol kepedulian kepada pengidap ODHA dan HIV/AIDS di Car Free Day Jalan Raya Darmo, Minggu (1/12/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Ratusan mahasiswa dan relawan memperingati Hari AIDS Internasional di Car Free Day Jalan Raya Darmo, Minggu (1/12/2019). Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya tampak di antara mereka.

Ratusan mahasiswa Surabaya yang turun jalan memperingati Hari AIDS itu antara lain berasal dari UWK, Uinsa, Ubhara, Hang Tuah, Unusa, dan Unair. Selain itu sejumlah anggota komunitas motor juga turut serta.

Mahasiswa dan anggota komunitas motor bersama relawan AIDS Surabaya parade jalan kaki dari depan Museum Bank Indonesia sampai Taman Bungkul membawa berbagai spanduk tentang AIDS.

Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya yang berada di antara mereka mengatakan, Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak seharusnya dijauhi. Apalagi sampai mendapat stigma negatif.


"ODHA tidak seharusnya dijauhi, dikucilkan, atau bahkan mendapatkan hukuman sosial. Justru dalam kondisi ini, mereka butuh keluarga. Butuh orang-orang terdekatnya," kata Whisnu.


Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya saat berbicara di depan ratusan mahasiswa dan relawan. Foto: Istimewa

Pejabat yang akan maju lagi menjadi Calon Wali Kota Surabaya pada Pilwali 2020 ini menegaskan, Pemkot Surabaya akan lebih santer mengedukasi kepada masyarakat tentang ODHA dan HIV/AIDS.

"Kami (Pemkot) ada program sosialisasi ini," kata pria yang akrab disapa dengan akronim WS ini. "Salah satunya dengan menggandeng relawan seperti sekarang ini."

Whisnu juga menegaskan, penularan HIV/AIDS tidak serta merta seperti yang terstigma di masyarakat selama ini. ODHA juga tidak menghendaki kondisi seperti itu.

"Jadi saya tegaskan lagi, masyarakat jangan sampai menjauhi ODHA," ujar WS yang juga Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.(den/tin/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.