KELANA KOTA

Penemuan Jenazah Pria di Perumahan Western, Korban Diduga Terperosok

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 08 Desember 2019 | 22:40 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah tempat penemuan jenazah Abdul Cholik (71). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Kakek yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Perumahan Western Village Benowo Blok A4 Nomor 19, Surabaya, diduga jatuh terperosok. Ini meralat berita sebelumnya, yang disampaikan AKP Rusno Basuki Wakapolsek Benowo, Minggu (8/12/2019).

Ipda Jumeno Kanit Reskrim Polsek Benowo mengklarifikasi, korban atas nama Abdul Cholik (71) tinggal di Perumahan Western Vilage Blok A3 Benowo, Surabaya. Rumahnya tepat di belakang lokasi kejadian atau tempat penemuan jenazah Cholik.

"Berdasarkan keterangan keluarganya, korban menghilang sejak satu bulan lalu. Keadaaan korban stres dan sering pergi dari rumah dalam kurun waktu 1-2 minggu. Kemudian balik lagi ke rumah," kata Jumeno saat dihubungi suarasurabaya.net.

"Pergi dari rumah 1-2 minggu. Nanti balik lagi ke rumah. Kalau ditanya dari mana, jawabnya dari rumah teman. Nah selama 1 bulan itu gak pulang, keluarga juga tidak menaruh curiga. Karena sering pergi-pergi gitu," tambahnya.


Terakhir kali, lanjut dia, anak korban melihat Cholik berada di loteng. Hingga pada Minggu pagi tadi, jenazah Cholik ditemukan di sebuah rumah kosong yang tepat di belakangnya. Diduga, Cholik terperosok dan jatuh ke rumah tersebut.

Sebab, saat olah TKP, ditemukan atap plafon rumah jebol. Sedangkan jenazah korban ditemukan tepat di bawah lantai ruangan yang atap dan plafonnya jebol tersebut.

"Terakhir kali saksi melihat di loteng dan hanya ditemukan gelas plastik warna hijau yang biasa dipakai oleh korban," kata dia.

Jumeno juga mengklarifikasi, bahwa pemilik rumah yang menjadi lokasi penemuan jenazah tidak memiliki hubungan keluarga dengan korban. Ini juga meralat pernyataan Wakapolsek Benowo sebelumnya.

"Iya meralat jadi itu bukan rumah anaknya. Korban bukan bapak dari pemilik rumah itu. Rumahnya korban dengan rumah penemuan atau TKP itu berdampingan. Rumah korban dibelakangnya TKP. Dia tinggal bersama anaknya," kata dia.

Dari olah TKP Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Namun untuk memastikan penyebab meninggalnya Cholik, jenazah dibawa ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan autopsi. (ang/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.