KELANA KOTA

Delapan Orang Meninggal Dalam Kesendirian, Ditemukan Setelah Berhari-hari

Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:57 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah Perumahan Western Vilage, Benowo, Surabaya, tempat penemuan jenazah Abdul Cholik (71). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Setiap tahun, Suara Surabaya Media menerima sejumlah kabar atau laporan penemuan jenazah di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo. Sejak 1 Januari 2019 hingga 11 Desember 2019, setidaknya ada delapan kasus penemuan orang yang meninggal dunia dalam kesendirian, tanpa diketahui pihak keluarganya. Berikut rincian kejadiannya yang dirangkum suarasurabaya.net:

10 Februari 2019
Dharu Prihartanto, laki-laki, usia 45 tahun, warga Kedung Turi, Tegal Sari, Surabaya, ditemukan meninggal dunia di kos di Desa Pepelegi, Sidoarjo, pada pukul 16.00 WIB. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban. Polisi memperkirakan korban sudah meninggal sejak 2 sampai 3 hari sebelumnya. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

17 Februari 2019
Mulyono, laki-laki, usia 40 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Balongsari Krajan, Surabaya. Jenazah korban ditemukan dalam keadaan sudah membusuk dan dievakuasi ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

9 Juli 2019
Stefan Mahesa Danuharja, laki-laki, usia 24 tahun, warga Jalan Oro-Oro, Pacarkeling, Surabaya ditemukan meninggal dunia di kosan Jalan Lontar, Sambikerep. Jenazah ditemukan oleh pemilik kos karena mencium bau tidak sedap dari arah kamar korban. Berdasarkan penyelidikan polisi, diduga korban meninggal karena sakit. Korban terakhir kali terlihat pada 7 Juli 2019 saat membeli segelas jahe hangat di warung kopi sebelah kosnya.


20 September 2019
Pemulung menemukan jenazah seorang perempuan dan bayi laki-laki di semak-semak tanah kosong di Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo. Korban, Ririn, usia 34 tahun, diduga meninggal saat melahirkan di lokasi tersebut sekitar 3 sampai 4 hari sebelumnya. Nahas, nyawa korban dan bayinya tidak tertolong, Saat ditemukan, ari-ari bayi laki-laki itu masih tersambung dengan tubuhnya. Jenazah korban dan bayinya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

30 Oktober 2019
Moch. Arifin, laki-laki, usia 61 tahun, jenazahnya ditemukan dua hari setelah meninggal dunia di rumahnya Jalan Juwingan Surabaya. Keberadaan jenazah diketahui karena warga sekitar mencium bau menyengat.

8 Desember 2019
Seorang tukang bersih-bersih rumah menemukan sesosok jenazah dalam keadaan sudah membusuk, di dalam rumah kosong di Perumahan Western Vilage, Benowo, Surabaya. Jenazah tersebut belakangan diketahui adalah Abdul Cholik, laki-laki, usia 71 tahun. Korban terperosok saat duduk-duduk di atap rumah anaknya yang berada tepat di belakang rumah kosong tersebut, sebulan lalu. Semasa hidupnya, korban diduga menderita stres.

1 Desember 2019
Warga menemukan jenazah perempuan tanpa identitas di sebuah kamar kos di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Melihat kondisinya yang telah membusuk, diduga mayat sudah cukup lama di dalam kamar kos tersebut. Korban tinggal di kamar kos tersebut, menggantikan kawannya, tanpa sepengetahuan pemilik kos. Jenazah korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk diautopsi.

11 Desember 2019
Rosemary, perempuan, 48 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar, di rumahnya sendiri di Villa Bukit Mas, Surabaya. Korban diduga meninggal dunia seminggu sebelumnya karena sakit. Jenazah korban ditemukan oleh saudaranya yang tinggal di Pontianak saat mendatangi rumah korban bersama petugas keamanan.(ham/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA