KELANA KOTA

Stafsus Presiden RI Kritik Pencapaian Pembangunan Berkelanjutan di Papua

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 11 Desember 2019 | 21:51 WIB
Billy Mambrasar Staf Khusus Presiden (berbicara di podium), dalam acara konsultasi publik bertajuk Rencana Aksi Daerah (RAD) Sustainable Development Goals (SDGs), di Hotel Fame, Jayapura, Papua, Rabu (11/12/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Billy Mambrasar Staf Khusus Presiden RI, Rabu (11/12/2019), menghadiri acara konsultasi publik bertajuk Rencana Aksi Daerah (RAD) Sustainable Development Goals (SDGs), di Hotel Fame, Jayapura, Papua.

Dalam acara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua, Billy menyampaikan harapan supaya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Papua mengadopsi serta mengimplementasikan SDGs dalam pelaksanaan program kerja di semua sektor untuk menopang pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Menurut Billy, yang harus menjadi perhatian utama khususnya untuk Provinsi Papua dan Papua Barat adalah perbaikan kualitas sumber daya manusia.

"17 tujuan pembangunan berkelanjutan dapat secara efektif tercapai kalau manusia sebagai aktor utama sudah mumpuni mendorong pembangunan tersebut," ujarnya lewat rilis yang diterima suarasurabaya.net, Rabu (11/12/2019).


Pendiri Yayasan Kitong Bisa itu menaruh fokus pada poin ke-4 dari 17 tujuan SDGs, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkuaitas setara, juga mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

"Pembangunan di Tanah Papua, bukan cuma tanggung jawab Pemerintah, tapi seluruh pemangku kepentingan, termasuk swasta dan mitra pembangunan lainnya. Saya mengucapkan terima kasih untuk semua mitra pembangunan yang hadir hari ini dan yang ikut membangun Tanah Papua," imbuhnya.

Billy menambahkan, kolaborasi untuk pencapaian SDGs yang dilakukan semua pemangku kepentingan, baik Pemerintah Provinsi/Kabupaten-Kota, NGO, perusahaan swasta dan komponen pemuda, akan membantu menghindari ketergantungan dana dari pemerintah pusat saja.

"Kalau bisa terjadi dengan baik, Papua dapat menjadi contoh pencapaian pembangunan berkelanjutan dalam bentuk sinergitas positif," sambung pria kelahiran Yapen, Papua tersebut.

Lebih lanjut, Billy menegaskan pentingnya memberikan kesempatan kepada seluruh pemuda dan pemudi Papua untuk terlibat aktif dalam pembangunan.

"Jangan cuma pelaporan dalam bentuk angka dan kertas saja, implementasi SDGs harus mampu menyasar ke seluruh Masyarakat Papua secara nyata, termasuk masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman," pungkasnya.

Dalam kunjungan ke Jayapura, Papua, Billy Mambrasar juga mengunjungi Yayasan Syalom yang memberikan layanan pendidikan gratis untuk anak-anak suku Koroway di Wilayah Arso.

Kemudian, dia juga melakukan diskusi terkait kewirausahaan bersama 100 pengusaha muda Papua, di Hotel Aston Jayapura.(rid/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.