KELANA KOTA

PDOI Jatim Imbau Pengemudi Ojek Daring Waspada Terima Barang Ukuran Besar

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:56 WIB
Ilustrasi. Foto: Dok/Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur mengimbau, para pengemudi ojek daring roda empat maupun roda dua lebih waspada jika menerima order mengirim barang dalam ukuran kardus besar.

"Pastikan diperiksa bersama isi kirimannya," ujar Daniel Lukas Rorong Humas PDOI Jawa Timur, dilansir Antara, Sabtu (14/12/2019).

Menurut dia, mewaspadai kiriman barang di kardus yang ukurannya besar untuk menghindari adanya barang mencurigakan, semisal paket bom atau barang berbahaya lainnya.

Selain itu, kata dia, jika mendapatkan dan melihat penumpang dengan gerak-gerik mencurigakan maka segera mencari kantor polisi terdekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


"Bukannya khawatir berlebihan, tapi ini semata-mata untuk mencegah saja," ucapnya.

Sementara itu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 yang tinggal beberapa hari maka diharapkan pengemudi ojek daring lebih menjaga kesehatannya.

Menjelang pergantian tahun, lanjut dia, tak hanya orderan yang banyak, tapi perubahan cuaca juga harus diwaspadai.

"Rekan-rekan pengemudi ojek daring dapat mengatur sendiri jam kerjanya agar tidak drop atau jatuh sakit dan jangan terlalu diforsir tenaganya," katanya.

Daniel Rorong yang juga dikenal sebagai relawan kemanusiaan tersebut meminta pengemudi ojek daring memastikan kendaraannya dalam kondisi prima, seperti pengecekan kondisi ban, lampu, aki hingga rem.

"Tentu saja agar saat mendapatkan orderan, ditambah perjalanan lebih aman dan nyaman untuk mengantar penumpang maupun mengirim barang," tuturnya. (ant/ang/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.