KELANA KOTA

Perusahaan Pembuang Limbah ke Sungai di Sidoarjo Bakal Ditindak

Laporan Ika Suryani Syarief | Minggu, 19 Januari 2020 | 11:46 WIB
Sungai DAM Sumput Sidoarjo yang dipenuhi busa pada Sabtu (18/1/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menindak tegas kepada perusahaan yang dengan sengaja membuang limbah mereka ke sungai hingga mengakibatkan buih busa di aliran Dam Sumput, Sidoarjo.

Nur Ahmad Syaifuddin Plt Bupati Sidoarjo, saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Minggu (19/1/2020) mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan tegas jika memang diketahui ada perusahaan yang sengaja membuang limbah mereka.

"Itu sudah murni masalah hukum. Untuk hari ini buih itu sudah tidak tampak lagi," katanya di sela meninjau Dam Sumput yang permukaan airnya sempat berbuih busa seperti salju.

Ia mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi lainnya melakukan pengecekan kualitas baku air yang mengalir di wilayah tersebut.


"Saat ini sedang dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui apakah ada kandungan limbah kimia yang mengakibatkan buih busa tersebut," katanya.

Pada kesempatan yang sama, petugas Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit, Fransiska mengatakan, begitu mengetahui adanya informasi tersebut pihaknya langsung melakukan uji kandungan air sesuai dengan peraturan yang ada.

"Ada sekitar 30 parameter yang diteliti dalam pemeriksaan ini. Kami membutuhkan waktu sekitar sepuluh sampai dengan 14 hari untuk mengetahui hasilnya," kata Nur Ahmad Syaifuddin, dilansir Antara.

Sebelumnya, sungai di Dam Sumput permukaan airnya mengeluarkan buih berwarna putih seperti salju. Buih busa sepanjang sekitar 1 kilometer itu menjadi tontonan warga sekitar.(ant/iss/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.