KELANA KOTA

Mediasi Jalan MERR-TL Pondok Chandra Masih Berlangsung di Kantor Dishub Jatim

Laporan Denza Perdana | Senin, 20 Januari 2020 | 14:45 WIB
Rapat mediasi antara Dinas Perhubungan Kota Surabaya dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo soal Jalan MERR-Traffic Light Pondok Chandra berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Senin (20/1/2020). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Rapat mediasi antara Dinas Perhubungan Kota Surabaya dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo soal Jalan MERR-Traffic Light Pondok Chandra berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Senin (20/1/2020).

Rapat mediasi di lantai tiga salah satu gedung Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur ini dimulai sekitar pukul 13.45 WIB. Fattah Jassin Plt Kepala Dinas Perhubungan Jatim dan jajarannya hadir untuk menengahi kedua pihak yang berbeda pendapat.

Bahrul Amig Kadis Perhubungan Sidoarjo terlihat hadir mengikuti mediasi ini. Sementara Irvan Wahyudrajat, Kadis Perhubungan Surabaya mewakilkan kehadirannya kepada Irwan Andeksa Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surabaya

Beberapa waktu lalu Fattah Jassin mengatakan, di dalam mediasi hari ini kedua belah pihak akan memaparkan hasil kajian studi kelayakan soal MERR-Pondok Chandra serta argumen kebijakan di masing-masing wilayah.


Sayangnya rapat mediasi ini berlangsung tertutup. Namun, sebagaimana pernyataan Fattah beberapa waktu lalu, pertemuan ini akan menghasilkan kesepakatan final. Kedua belah pihak tidak bisa beralasan lagi dan harus legowo.

Sekadar mengingatkan, Jalan MERR sisi barat sampai sekarang aksesnya tidak dibuka sepenuhnya ke Pondok Tjandra karena Dishub Surabaya dengan Dishub Sidoarjo masih belum mencapai kesepakatan.

Dishub Surabaya seperti disampaikan Irvan Wahyudrajat meminta jalan MERR sisi barat bisa langsung menuju tol tanpa harus berputar balik di Perumahan Pondok Chandra.

Sementara Dinas Perhubungan Sidoarjo seperti dinyatakan Bahrul Amig masih memegang teguh kajian lalu lintas MERR-Pondok Chandra. Bahwa putar balik di Perumahan Pondok Chandra bisa mengantisipasi ekor antrean. saat terjadi kemacetan.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.