KELANA KOTA

1.400 Sertifikat Tanah Tersangka Kasus Jiwasraya Disita Kejagung

Laporan Agustina Suminar | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:10 WIB
Ilustrasi. Benny Tjokrosaputro Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) (kanan) meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (21/1/2020). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita sebanyak 1.400 sertifikat tanah yang dimiliki oleh lima tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Sanitiar Burhanuddin Jaksa Agung menyebut bahwa 1.400 sertifikat tersebut saat ini sedang diperiksa dan didata oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Masih direkap. Banyak sekali, bayangkan saja, sertifikat ada 1.400," kata Burhanuddin, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Selain bekerja sama dengan BPK, ia menyebut bahwa untuk menilai aset-aset properti tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


"Ini kan baru, baru mulai kemarin komunikasi," katanya pula dilansir Antara.

Febrie Adriansyah Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung mengatakan sertifikat tanah tersebut disita untuk diperiksa jika terdapat uang negara yang digunakan untuk membeli tanah tersebut.

Selain itu, Kejaksaan Agung juga akan berusaha membantu pemerintah untuk mengembalikan kerugian negara dengan mencari aset-aset yang dimiliki tersangka.

"Juga penyitaan terhadap beberapa aset terus dilakukan. Kami akan mengincar pengembalian," kata Febrie.

Kejaksaan Agung telah menetapkan status tersangka terhadap lima orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kelimanya adalah Benny Tjokrosaputro Komisaris PT Hanson International Tbk, Heru Hidayat Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Harry Prasetyo mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, dan Syahmirwan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya.(ant/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.