KELANA KOTA

Persiapan Imlek 2571, Klenteng Cokro Pasang 160 Lampion Baru

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:46 WIB
Pekerja memasang lampion baru di halaman klenteng Hong San Ko Tee, persiapkan Imlek 2571. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - 160 Lampion baru dipasang pengurus klenteng Hong San Ko Tee di Jl. HOS Cokroaminoto, Surabaya, Rabu (22/1/2020) sebagai bagian dari menyambut pergantian tahun baru Imlek 2571.

A Kiong pengurus klenteng Hong San Ko Tee, menyampaikan pemasangan ke 160 lampion baru tersebut menggantikan sejumlah lampion lama yang sebagian diantaranya memang harus diganti karena rusak dan kotor berdebu.

"Ini juga bagian dari bersih-bersih klenteng menyambut perayaan Imlek 2571. Sebelumnya kami sudah menyucikan rupang dewa dengan memandikannya, kemudian mengganti lampion dengan yang baru. Mempersiapkan sembahyang Imlek," terang A Kiong.

Setelah lampion diturunkan, dari bagian atap halaman klenteng dikawasan Jl. HOS Cokroaminoto, satu per satu diperiksa untuk dilihat apakah masih layak dipasang kembali atau harus diganti dengan yang baru.


"Kalau masih bisa dipakai, kami hanya membersihkannya. Di lap dengan kain basah terus di lap lagi dengan lap kering. Tapi kalau yang sudah rusak atau robek bagian luarnya memang harus diganti. Kami sudah mempersiapkan lampion baru untuk Imlek 2571 ini," sambung A Kiong.

Beberapa pekerja siang itu, terlihat sibuk di bagian halaman klenteng untuk menurunkan lampion-lampion warna merah yang menghiasi klenteng dengan lampu warna merah di dalamnya.

Beberapa pekerja lainnya, masih sibuk membersihkan ruangan bagian dalam tempat altar persembahyangan yang berada persis di bagian tengah. Menggunakan alat pembersih debu, para pekerja itu juga mengumpulkan sisa-sisa abu persembahyangan, lalu dibuang.

Sementara itu, di klenteng Boen Bio Jl. Kapasan, Surabaya, persiapan sembahyang pergantian tahun Imlek tahun ini memang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

"Bersih-bersih klenteng, mulai dari memperbaiki bagian klenteng yang rusak sampai mengecat sudah kami lakukan. Hari-hari ini persiapan buat kelengkapan sembahyang saja," terang Leo satu diantara pekerja klenteng.(tok/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.