KELANA KOTA

Sopir Ugal-ugalan, Bus Restu Terguling di Tol Sidoarjo-Porong

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 24 Januari 2020 | 08:29 WIB
Proses evakuasi bus Restu jurusan Surabaya-Malang N 7200 UG, yang terguling di KM 762 tol Sidoarjo-Porong pada Jumat (24/1/2020) pagi. Foto: @Mfitannaja7 via Twitter @e100ss
suarasurabaya.net - Bus Restu jurusan Surabaya-Malang dengan nopol N 7200 UG, terguling di KM 762 tol Sidoarjo-Porong pada Jumat (24/1/2020) pagi. Peristiwa ini terjadi karena sopir ugal-ugalan dengan melaju di bahu jalan dengan kecepatan tinggi.

AKP Amar Hadi Kanit PJR Jatim 2 mengatakan, kronologi bermula saat sopir menggunakan bahu jalan, lalu tiba-tiba ada kendaraan lain yang juga menggunakan bahu jalan tersebut. Karena kaget, akhirnya sang sopir berusaha menghindar. Sayangnya, ban bus ambles ke tanah dan bus terguling ke kiri.

"Sopir menggunakan bahu jalan dengan kecepatan 70-80 km/jam, kencang sekali. Karena di bahu jalan, ada kendaraan yang masuk ke bahu jalan. Akhirnya menghindar ke kiri daripada terjadi benturan. Karena tanahnya habis hujan, gembur, akhirnya ambles dan setir tidak bisa dikendalikan, oleng," kata AKP Amar kepada Radio Suara Surabaya, Jumat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dari jumlah total 20 penumpang yang ada di dalam bus, 3 penumpang mengalami luka-luka dan telah dibawa ke RSUD Sidoarjo. Sedangkan penumpang sisanya sudah dioper dengan bus yang lain untuk melanjutkan perjalanan.


"Untuk korban sudah dibawa ke rumah sakit semua. Ada yang luka ringan, ada yang kaki kernetnya terjepit. Jumlah korban 3 orang, yang lain langsung melanjutkan ke jurusan masing-masing," jelasnya.

Sedangkan sopir bus saat ini masih diintrogasi oleh polisi terkait pelanggaran yang dilakukan dengan menggunakan bahu jalan.

Amar Hadi juga meminta masyarakat untuk melaporkan sopir yang ugal-ugalan di jalan. Dengan begitu, petugas tol akan memberhentikan bus dan memberikan teguran atau peringatan.

"Tetap kita lakukan penindakan, ini kan faktor sopir ugal-ugalan. Imbauan kepada masyarakat, kalau menemukan sopir menggunakan bahu jalan, tolong diingatkan atau tolong dilaporkan," ujarnya.

Saat ini, evakuasi bus Restu masih dilakukan. Alhasil, kemacetan panjang terjadi karena jalur ditutup sementara. Sekitar pukul 9, jalur kemacetan berkurang karena bisa berhasil dievakuasi.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.