KELANA KOTA

KPU Jatim Akan Buka Pendaftaran 14.367 Petugas PPS

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 14 Februari 2020 | 12:08 WIB
Ilustrasi. Grafis: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim akan membuka pendaftaran bagi 14.367 petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Choirul Anam Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mengatakan, pendaftaran dimulai pada 18 Februari mendatang.

"Mulai besok kita akan melakukan proses pengumuman dan rekrutmen untuk petugas tingkat desa dan kelurahan atau PPS untuk 4.789 desa, sebanyak 14.367 petugas. Pendaftaran dimulai 18--23 Februari," kata Choirul kepada Radio Suara Surabaya, Jumat (14/2/2020).

Untuk persyaratan untuk menjadi petugas PPS, Choirul melanjutkan, diantaranya usia minimal 17 tahun, minimal lulusan SMA/SMK atau sederajat, menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) serta surat keterangan sehat.


Ia mengatakan, untuk persyaratan lebih lengkapnya dapat dibuka di laman KPU Kabupaten/Kota masing-masing.

"Bisa dilihat di website masing-masing KPU kabupaten/kota, karena ini diselenggarakan secara terbuka ada tes tulis, tes wawancara. Jadi kita pastikan tidak ada titipan," ujarnya.

Pada pilkada serentak tahun ini, KPU Jatim menargetkan partisipasi masyarakat dapat lebih dari 79 persen. Target ini diharapkan dapat menjadi pendorong agar pemilu di Jatim menghasilkan kepala daerah yang berkualitas. Apalagi mengingat Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan kepala daerah terbanyak yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.

Untuk itu, dalam melakukan sosialisasi, pihaknya menggunakan pendekatan kebudayaan, kesenian dan keagamaan. Ia berharap, seluruh masyarakat Jatim dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemilu.

"Misal di Sumenep kita adakan ludruk, itu ternyata luar biasa yang hadir puluhan ribu. Kita utamakan bagaimana sosialisasi menyentuh langsung ke masyarakat," imbuh Choirul.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.