KELANA KOTA

Jepang Hibahkan Kapal Pengawas Hakurei Maru untuk Indonesia

Laporan Denza Perdana | Jumat, 14 Februari 2020 | 20:15 WIB
Kapal pengawas perikanan Hakurei Maru yang dihibahkan Jepang kepada Indonesia. Foto: shipspotting
suarasurabaya.net - Pemerintah Jepang menghibahkan sebuah kapal pengawas perikanan Hakurei Maru kepada Indonesia. Jepang juga memberi bantuan dana perbaikan dan perlengkapan komponen kapal sebesar 2,2 miliar yen (sekitar Rp274 miliar).

Penyerahannya diresmikan melalui penandatangan pertukaran nota oleh Santo Darmosumarto Direktur Urusan Asia Pasifik Kementerian Luar Negeri RI dan Masafumi Ishii Duta Besar Jepang untuk Indonesia, di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

"Indonesia mengalami kerugian akibat penangkapan ikan ilegal, namun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia belum memiliki kapal yang mampu untuk mengawasi laut," ujar Shimizu Kazuhiko Konselor Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

Kazuhiko melanjutkan bahwa hal itu menjadi dasar pemberian kapal pengawas dari biro perikanan Jepang tersebut yang bertujuan "meningkatkan kemampuan pihak berwenang dalam mengawasi penangkapan ikan di laut Indonesia."


Selain itu, Jepang berharap hibah berupa unit kapal pengawas dan bantuan dana perbaikan perlengkapan komponen kapal itu bisa berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Hakurei Maru yang dihibahkan adalah kapal pengawas yang diproduksi 1993 silam. Panjangnya 63,37 meter dengan tonase standar internasional sebesar 741 ton, dan kapasitas penumpang maksimal 29 orang.

"Setelah Maret 2020, kami akan melaksanakan pelatihan perbaikan, penggunaan, dan pelayaran kapal tersebut. Penyerahan akan dilakukan kepada pihak KKP pada tahun 2021," kata Kazuhiko.

Pemberian hibah berupa kapal pengawas perikanan, kata Kazuhiko, merupakan yang pertama kali dilakukan oleh pemerintahan Jepang kepada negara lain.

Hibah ini juga disebut berkaitan dengan peningkatan kapasitas penegakan hukum di wilayah maritim Indonesia yang akan berkontribusi dalam mewujudkan konsep "Samudera Hindia yang bebas dan terbuka".(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.